Klasifikasi IP Address pada jaringan komputer

Daftar Isi

Klasifikasi IP Address pada jaringan komputer

  1. IP Address merupakan sebuah alamat komputer yang terhubung dengan komputer lain, agar bisa saling komunikasi. Untuk komunikasi antar komputer teman teman diwajibkan untuk menggunakan Protokol TCP/IP. 

  2. Protokol TCP/IP adalah tata cara yang mengatur proses komunikasi antar komputer dalam jaringan, baik jaringan private (lokal) atau jaringan publik (internet). Hal ini tidak hanya komunikasi saja, melainkan juga bisa digunakan sebagai pertukaran data atau perangkat keras lainnya.

  3. Klasifikasi IP Address yang akan dibahas adalah IP Address versi 4. Dimana IP Address mempunyai arti alamat yang diberikan ke jaringan komputer atau perangkat lain yang menggunakan standar protokol TCP/IP.

  1. IP Address versi 4 (IPv4) terdiri dari 32 bit (binary digit atau bilangan duaan) angka biner yang dibagi menjadi 4 oktet (4 byte), setiap byte terdiri dari 8 bit. Setiap bit menggunakan bilangan biner, yang dapat dipresentasikan dalam bilangan desimal antara 0 sampai 255. Bilangan biner pada 4 oktet sebagai berikut

00000000.00000000.00000000.00000000 setiap 1 oktet (1 byte) direpresentasikan sebagai 0 atau 1, disini admin tuliskan 0

  1. Dalam 4 bit pertama dan oktet pertama mewakili atau mempresentasikan klasifikasi kelas. Sebagai penjelasannya sebagai berikut :

  • setiap byte terdiri dari 8 bit bilangan biner. Disini admin presentasikan sebagai bilangan biner 0 yaitu 00000000 (digit nol sebanyak 8, yang menandakan 8 bit)

  • Nah pada kelas A dirancang untuk network yang sangat besar. Di kelas A oktet pertama adalah Network ID dan oktet kedua, ketiga, dan keempat sebagai Host ID. Sehingga untuk penentuan kelas A yaitu dari 0.yyy.yyy.yyy sampai 127.yyy.yyy.yyy (0MXXXXXX.YYYYYYYY.YYYYYYYY.YYYYYYYY dimana X adalah bisa diubah bilangan biner 0 atau 1 dan M adalah 0) bilangan binernya adalah 00000000 - 01111111. Untuk kelas A dengan subnet mask secara default bisa menampung lebih dari 16 juta (lebih tepatnya 16.777.216) host yang terkoneksi

  • Nah pada kelas B, dirancang untuk network lebih kecil dari kelas A. Di kelas B oktet pertama dan kedua sebagai Network ID dan oktet ketiga dan keempat sebagai Host ID. Sehingga untuk penentuan kelas B yaitu dari 128.yyy.yyy.yyy sampai 191.yyy.yyy.yyy (1MXXXXX.YYYYYYYY.YYYYYYYY.YYYYYYYY dimana X adalah bisa diubah bilangan biner 0 atau 1). (1MXXXXX.YYYYYYYY.YYYYYYYY.YYYYYYYY dimana X adalah bisa diubah bilangan biner 0 atau 1 dan M adalah 0) bilangan binernya adalah 00000000 - 10111111. Pada kelas B terdiri dari 16.384 network dan host lebih kecil dari kelas A, yaitu 65.534 host

  • Nah pada kelas C, dirancang untuk network lebih kecil dari kelas B. Di kelas C. oktet pertama, kedua dan ketiga sebagai Network ID dan o keempat sebagai Host ID. Sehingga untuk penentuan kelas C yaitu dari 192.yyy.yyy.yyy sampai 223.yyy.yyy.yyy (11MXXXX.YYYYYYYY.YYYYYYYY.YYYYYYYY dimana X adalah bisa diubah bilangan biner 0 atau 1). (11MXXXXX.YYYYYYYY.YYYYYYYY.YYYYYYYY dimana X adalah bisa diubah bilangan biner 0 atau 1 dan M adalah 0) bilangan binernya adalah 00000000 - 11011111. Pada kelas C terdiri dari 254  host

  1. Kelas D dan E belum di definisikan

 

Posting Komentar